Penyebab Timbulnya Benjolan Di Payudara

By Admin Solusialami.com | Info Lain-Lain, Penyebab | 763x Dibaca

Berbagai Macam Penyebab Benjolan Di Payudara yang harus di ketahui oleh kaum wanita, supaya khawatirnya tidak berlarut-larut. timbulnya benjolan di payudara tidak selamanya itu adalah gejala awal penyakit kanker, melainkan ada gangguan lainnya, seperti jerawat ataupun penyakit yang jinak.Kenali Penyebab Utama Timbulnya Benjolan Di Payudara

Penyebab Benjolan Di Payudara

Dari beberapa kasus yang terjadi,timbulnya benjolan di payudara disebabkan oleh beberapa kondisi ini, yakni :

A.Kista Payudara
Kista payudara ialah kantong berisi cairan yang tubuh dalam jaringan payudara,kista muncul akibat dari terjadinya fluktuasi hormon selama siklus menstruasi. tanda dari benjolan di payudara akibat dari adanya pertumbuhan kista ini ialah benjolan halus & licin seperti balon air dan bertekstur lunak.

Kista payudara biasanya tumbuh di kedua sisi payudara, yang dapat berubah-ubah ukuran dan kepadatannya selama siklus menstruasi Anda. Apabila ukuran kista payudara lebih dari 2,5 cm maka biasanya akan menimbulkan rasa nyeri pada payudara. Kista payudara umumnya terjadi pada wanita usia 35-50 tahun utamanya pada wanita yang mendekati usia menopause.

Kista payudara tidaklah berbahaya,akan tetapi jika ukurannya sudah besar akan menimbulkan rasa sakit dan rasa tidak nyaman pada payudara. Untuk itu jika anda mengalami kista payudara maka sebaiknya segera diatasi sebelum menimbulkan dampak yang lebih buruk.

B. Fibroadenoma
Fibroadenoma adalah tumor jinak yakni berupa benjolan padat yang timbul akibat kelebihan pembentukan kelenjar penghasil susu atau lobulus dan jaringan di sekitar payudara. Ciri benjolan di payudara akibat fibroadenoma ini iala berupa benjolan padat, bulat, dan kenyal yang bergerak bebas pada payudara ketika didorong dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.

Tumor jinak Fibroadenoma biasanya terjadi pada wanita berusia 20-30 tahun. Tumor Fibroadenoma tidak berkembang menjadi kanker.Bahkan benjolannya dapat mengecil dengan sendirinya setelah menopause. Jika ukuran tumor jinak ini sudah membesar maka dapat menimbulkan stres dan rasa ketidak nyamanan pada sipenderitanya.

Selain itu tumor jinak Fibroadenoma sulit untuk dibedakan dengan cara diraba,melainkan butuh biopsi untuk mengetahuinya.

C. Perubahan fibrokistik
merupakan perubahan pada payudara karena ketidakstabilan hormon selama siklus menstruasi. Perubahan tersebut menimbulkan benjolan di payudara yang terasa nyeri.

D. Infeksi Bakteri
Infeksi bakteri contohnya mastitis juga bisa menimbulkan benjolan di payudara.Namun biasanya benjolan disertai rasa sakit. Kondisi ini kerap dijumpai pada ibu menyusui. Infeksi terjadi ketika bakteri dari permukaan kulit Anda atau dari mulut bayi masuk ke saluran susu melalui puting.

E.Nekrosis lemak
Nekrosis lemak merupakan gumpalan lemak mati tunggal yang tidak menyakitkan.Jika ini terbentuk maka gumpalan tersebut ketika diraba akan seperti benjolan. Gumpalan lemak tersebut terbentuk disebabkan oleh cedera payudara secara tiba-tiba atau pembedahan dan radiasi di payudara.

F. Kanker Payudara
Benjolan pada payudara merupakan pertanda kanker payudara. Kanker terjadi ketika sel-sel dalam payudara mulai tumbuh secara tidak normal. Sel kanker berkembang lebih cepat dari sel normal, sehingga menimbulkan benjolan. Waspadai ketika benjolan di payudara seperti gejala berikut.

  • Benjolan terasa keras, berbeda dengan daerah di sekitarnya. Biasanya jarang ditemukan rasa sakit. Jika ditekan, benjolan tidak bergeser.
  • Payudara mengalami perubahan ukuran atau bentuk.
  • Puting susu tertarik ke bagian dalam.
  • Walaupun jarang, puting susu mengeluarkan cairan yang mengandung darah.
  • Pada jenis kanker yang jarang, muncul bintik-bintik merah di sekitar puting susu yang terlihat seperti eksim.
  • Pada beberapa area payudara, terdapat penebalan kulit.

( Klik Baca : Mencegah Kanker Payudara )

Itulah Penyebab Timbulnya Benjolan di Payudara sebelah kanan atau sebelah kiri. tapi apabila benjolan tersebut tidak hilang-hilang dalam waktu yang lama, sebaiknya lakukan pemeriksaan, untuk mengetahui apakah benjolan tersebut berubah menjadi berbahaya atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *