Makanan Yang Dilarang Untuk Kanker Hati

By Admin Solusialami.com | Pantangan | 5603x Dibaca

Makanan Yang Dilarang Untuk Kanker Hati – Nah Bagi Anda Yang Menderita Penyakit Kanker, Khususnya Kanker Hati. Mulai Saat Ini Jagalah Makanan Maupun minuman Anda Yang Bisa Memicu Semakin Tumbuhnya Kanker Atau Tumor.

Makanan Yang Dilarang Untuk Kanker Hati

Di Bawah Ini Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kanker Hati Apa Saja Itu ? Kami telah membaginya kedalam dua kelompok, kelompok pertama adalah Sayur- sayuran Dan Buah – buahan dan yang kedua  Aneka daging – dagingan.

1. Pantangan Kanker Hati ( Aneka Sayur- sayuran Dan Buah – buahan )

  • Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker.
  • Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kinerja obat-obatan.
  • Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh. Kekurangan oksigen dapat menurunkan imunitas tubuh yang dapat memicu perkembangan sel kanker.
  • Durian menghasilkan alkohol sehingga merangsang berkembangnya sel kanker. Alkohol merangsang aktivitas bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
  • Lengkeng dan Nangka mengandung zat yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker.

Baca Juga Klik : Cara Mengobati Kanker Hati

2. Pantangan Untuk Kanker Hati ( Aneka daging – dagingan )

  • Lemak daging Sapi, Kerbau, Kambing, Babi memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  • Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak.
  • Seafood seperti udang, kerang, kepiting, cumi ini mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi karena bisa merangsang berkembangnya sel kanker.
  • Daging unggas, biasanya untuk memacu pertumbuhan kanker.

Itulah Jenis Larangan Makanan Kanker hati Yang Harus Anda Jauhi. jadi selain makanan yang telah kami sebutkan di atas, boleh anda konsumsi dengan catatan dikonsumsinya sewajarnya saja. sekian dulu informasi dari kami. salam sehat dengan alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *